Stefano Sturaro, Petarung Baru di Lini Tengah Juventus

sturaro118

Supercoppa Italia 2015 sudah berakhir dengan Juventus yang menjadi pemenangnya. Banyak orang yang memuju penampilan Mario Mandzukic dan Paulo Dybala yang sukses mencetak gol pada debut pertamanya. Tidak terkecuali man of the match pada pertandingan itu, Paul Pogba atas penampilannya selama pertandingan.

Namun sebenarnya, ada satu sosok lain yang juga berperan besar dalam menumbangkan Lazio dengan skor 2-0 tersebut. Dan sosok tersebut ditunjukkan oleh gelandang berusia 22 tahun yang musim lalu sempat membela Genoa, Stefano Sturaro.

Dalam skema 3-5-2 ala Juventus,  Sturaro mengisi tempat yang ditinggalkan Arturo Vidal. Jika pada musim lalu pos gelandang tengah di sisi sebelah kanan diisi oleh Vidal, kali ini pemilik nomor 27 Juventus ini dicoba untuk menyeimbangkan lini tengah Juventus sejak menit pertama. Dan ia melakukannya dengan sangat baik.

Penampilan Sturaro memang tak seimpresif Paul Pogba pada laga tersebut.  Sturaro bahkan hanya melepaskan 22 kali operan, setengah dari yang dilepaskan Claudio Marchisio dan Pogba.

Tapi peran yang diemban Sturaro pada laga ini sendiri merupakan lebih sebagai perebut bola ketimbang pengumpan meski diplot sebagai box-to –box midfielder layaknya Vidal. Hal ini dikarenaka ia hanya sesekali merangsek ke dekat kotak penalti untuk melepaskan tembakan ke gawang atau operan pada para penyerang Juventus, di mana Vidal sebaliknya.

Meskipun begitu, Sturaro tahu kapan ia harus kembali ke  lini tengah dan kapan harus ikut membantu lini serang. Ini dibuktikan meskipun ia jarang terlibat dalam serangan Juventus , Sturaro menjadi pemberi assist bagi gol pertama Juve yang diciptakan Mandzukic.

Sturaro bergerak ke sisi sayap kanan ketika Stephan Lichtsteiner tak bisa melakukan penetrasi karena menjaga sisi kanan Juventus dalam mengantisipasi kecepatan Felipe Anderson. Menerima operan dari Lichtsteiner, Sturaro kemudian memberikan umpan matang, tipikal umpan yang biasanya dilepaskan Lichtsteiner, pada Mandzukic.

Tak hanya sampai di situ, Sturaro pun terlibat dalam skema pada gol kedua Juve. Menerima umpan dari Pogba, Sturaro-lah yang kemudian memberikan umpan pada Mandzukic. Mandzukic meneruskannya dengan aksi melewati satu pemain Lazio dan memberikan umpan silang pada Pogba yang sudah berada di kotak penalti. Pogba lantas memberikan umpan pendek pada Dybala yang tak terkawal.

Atas Performa impresifnya yang bisa dikatakan stabil dan konsisten, pada musim ini tampaknya Sturaro akan banyak mendapatkan kesempatan bermain. Dengan mentalnya yang tak canggung dalam menghadapi big match seperti saat menghadapi Lazio, Real Madrid atau Napoli di mana ia mencetak gol pertamanya bagi Juventus, Sturaro tampaknya bisa diplot sebagai pengganti ideal atas kepergian Vidal dan cederanya Sami Khedira.