Kedua kalinya Arsenal Juara Piala FA, Kini The Gunners Ingin Titel Premier League

045019_arsenalc

Setelah memastikan gelar kedua secara beruntun, The Gunners berharap musim selanjutnya bisa membawa mereka ke level yang lebih tinggi.Selain piala FA Arsenal juga berhasrat untuk membawa pulang titel Englis Premier League musim depan.

Setelah musim lalu, Arsenal kembali memenangi Piala FA musim ini. Ini jadi gelar Piala FA ke-12 sepanjang sejarah The Gunners, sekaligus mengantarkan mereka jadi tim terbanyak yang memenangi trofi tersebut. agen judi .

Keberhasilan Arsenal mempertahankan gelar juara Piala FA disambut rasa bangga dan puas Arsene Wenger. Gelar ini disebutnya membuktikan Arsenal bekerja dengan baik dan bisa menghadapi tekanan.

Berhasil mempertahankan Piala FA juga disebut Wenger jadi sebuah pembuktian. Bahwa timnya bisa mengatasi tekanan untuk kembali meraih trofi setelah musim lalu berjaya di turnamen yang sama.

“Kami telah menunjukkan bahwa kami adalah sebuah tim yang sesungguhnya dan bisa mengatasi tekanan. Saya mengucapkan selamat untuk para pemain, staf, dan para penggemar. Kami sangat senang malam ini,” kata Wenger dikutip BBC.

“Saya menjalani pekan yang sulit untuk memilih tim. Tapi ketika kepercayaan diri dan semangat tim begitu bagus, itu membantu.”

Berbeda dari musim lalu di mana Arsenal harus susah payah sebelum juara, musim ini mereka memetiknya dengan mulus. Musim kemarin ‘Meriam London’ harus tertinggal 0-2 lebih dahulu, sebelum menang 3-2 di babak tambahan.

Kali ini Arsenal menang dengan bersih. Mereka dominan sejak awal, dengan persentase penguasaan bola 58%-42%. Total 16 tembakan dilepaskan dengan sembilan tepat sasaran. Sedangkan Villa cuma punya dua percobaan dan tak satupun mengarah ke gawang.

“Ini menakjubkan. Setiap kemenangan itu memang fantastis, tapi cara yang kami lakukan sangatlah bagus. Kami berhasil tak kebobolan dan kami tahu jika kami melakukan itu, maka kami akan mencetak gol-gol dan memenangi laga,” kata Walcott dikutip BBC.

Usai dua gelar Piala FA secara beruntun, Walcott berharap timnya bisa meraih titel Premier League musim depan. Apalagi sudah sejak 2003-2004 mereka sudah tak juara liga.

“Kami cuma perlu memulai dengan baik di Premier League musim depan. Ini adalah salah satu skuat terbaik yang kami miliki di Arsenal, jadi kami seharusnya meraih lebih banyak hal. Tapi sudah dua Piala FA sekarang, jadi Premier League harus jadi target berikutnya untuk kami,” demikian Walcott.

Bertahan Di Manchester Atau Hengkang De Gea ?

degeaoliscarfafp

Penjaga gawang Manchester United David De Gea memang sudah lama dibicarakan oleh media,bahwa musim depan kiper asal Spanyol akan angkat kaki dari Stadion Old Trafford.Pelatih Louis Van Gaal pun mengeluarkan suaranya yang menjelaskan bahwa posisi De Gea amatlah sulit untuk menentukan masa depannya.

Masa depan De Gea kian dispekulasikan menyusul klaim dari harian Spanyol, Marca, yang menyebut kiper 24 tahun itu sudah mencapai kata sepakat dengan Madrid terkait kepindahannya musim panas ini.

Klaim itu menyusul pernyataan Van Gaal pada hari Jumat lalu yang menyebut Manchester United sudah siap ditinggal De Gea dan telah memiliki beberapa kiper incaran.

Usai hasil imbang 1-1 lawan Arsenal, Minggu (17/5) malam WIB tadi, Van Gaal kembali ditanya perihal masa depan De Gea. Kali ini manajer asal Belanda itu menyebut De Gea tengah berada dalam situasi yang sulit terkait kelanjutan kariernya.

“Tidak, aku tidak bisa memastikan De Gea bertahan. Tapi transfer itu adalah sebuah proses, melibatkan pemain, klub, dan klubnya saat ini,” ujar Van Gaal seperti dikutip BBC.

“Dia harus memilih. Tidak mudah untuk memilih di antara dua klub hebat. Dia orang Spanyol dan pacarnya pun juga, jadi kami akan sangat senang jika dia bertahan,” lanjutnya,

“Apakah dia akan bertahan? Anda tidak akan pernah tahu,” demikian dia.

De Gea dan MU melakoni laga kandang terakhirnya musim ini melawan Arsenal. Namun, dia tidak bisa menuntaskan laga karena cedera hamstring dan digantikan Victor Valdes.

Latih Klub Dari India, Materazzi Mengaku Senang dan Bahagia

Marco Materazzi in Chennai

Dari Eropa menuju ke Asia,Salah satu klub di ISL ( Liga India ) kembali menghadirkan kabar yang spektakuler.Sebelumnya India Super League juga sudah banyak mendatangkan pemain pemain top di Eropa.Kini salah satunya , Marco Materazzi yang betah melatih Chennaiyin FC. judi poker .

Eks bek Inter Milan dan Perugia itu datang pada 15 Oktober 2014 untuk mengarsiteki tim berjuluk Setan Biru. Musim lalu Chennaiyin dibawa Materazzi ke semifinal ISL dan kalah dari Kerala Blasters FC, setelah Setan Biru memuncaki klasemen dengan 23 poin dari 14 laga yang dijalani.

Format pemenang ISL tak ditentukan oleh banyaknya poin yang diraih, melainkan fase gugur yang diikuti oleh empat tim teratas liga. Materazzi musim lalu datang dengan status pemain dan pelatih, dan ia akan melanjutkannya musim ini.

“Saya sangat senang terus bersama Chennaiyin FC untuk musim selanjutnya. Meski telah memulai persiapan musim lalu, kami masih mampu menjadi salah satu tim yang tampil baik di ISL. Terima kasih atas dukungan yang saya dapat dari pemiliki klub, manajemen, staf, pemain dan fans Chennaiyin FC,” ucap Materazzi di laman resmi klub, Senin (11/5/2015).

“Saya tak sabar menjalani musim kedua dan kami bekerja keras membangun tim yang kuat. Sepanjang karier, saya selalu ingin jadi yang pertama dan tentu tujuan musim kedua adalah menjadi juara,” tegas pria berpaspor Italia itu.

CEO Chennaiyin, Ashish Shah juga menyambut gembira keputusan juara dunia bersama Italia pada 2006 itu. Selain jeli dalam melatih Khelemba Singh dan kawan-kawan, Materazzi juga menjadi inspirasi bagi tim saat bermain.

“Kami senang Marco kembali menjadi manajer kami untuk musim kedua. Performa kami sempurna di bawah bimbingannya musim lalu, dan kami ingin lebih baik lagi musim ini. Marco inspirasi di dalam dan luar lapangan, mengeluarkan potensi pemain lokal dan asing. Kami tak sabar menjalani musim kedua,” imbuh Ashish.

Gagal Datangkan Hummels, Ezequiel Garay Jadi Sasaran The Red Devils

gagal-gaet-hummels-united-bidik-mantan-bek-madrid-GH4YnvOm3V

Upaya setan merah untuk mendatangkan Matt Hummels dari Borussia Dortmund tampaknya tidak berjalan mulus.Hingga sekarang Manchester United masih belum mendapatkan signal yang jelas dari tim asal jerman itu.Tetapi Setan Merah tidak tinggal diam meski gagal mendatangkan Hummels, bidikan lain kini tertuju kepada mantan pemain Real Madrid Ezequiel Garay yang kini berseragan Zenit. judi bola .

Seperti diberitakan The Metro, Selasa (5/5/2015), uang sebesar 18,5 juta pounds atau sekira Rp363 miliar telah diajukan kubu Setan Merah kepada manajemen Sine-Belo-Goludbye –julukan Zenit. Sejatinya wajar jika Red Devils ngotot ingin mendatangkan pemain berpaspor Argentina tersebut.

Bukan hanya itu, kabar bagus juga datang kepada United, kabar baik berhembus untuk Manchester United beberapa saat lalu. Salah satu pemain incaran The Red Devils, Ilkay Gundogan dipersilakan pergi dari klubnya, Borussia Dortmund pada musim panas nanti.

Rumor mengenai keinginan manajemen United memboyong Gundogan sudah gencar diberitakan beberapa waktu lalu. Hal tersebut semakin di ambang menjadi kenyataan, setelah pemain Timnas Jerman tersebut dikabarkan menolak tawaran perpanjangan kontrak dari Die Borussen.

Bahkan, Direktur Olahraga Dortmund, Michael Zorc membenarkan bahwa Gundogan memiliki keinginan hengkang pada akhir musim ini. Walaupun begitu, ia belum dapat memastikan di mana pemain 24 tahun tersebut akan berlabuh musim depan.

Sebagaimana diketahui, United bisa tak memiliki bek berkelas dunia musim ini. Ditambah lagi pemain belakang tim asuhan Louis van Gaal seperti Phil Jones, Jonny Evans, Chris Smalling dan Marcos Rojo kerap terkena cedera.

Pertahanan United lebih dibantu kehebatan David de Gea di bawah gawang mistar mereka. Beruntung, dalam waktu dekat kiper asal Spanyol bakal memperpanjang masa baktinya di Old Trafford hingga 2018.

Nantinya kehadiran Garay diharapkan mampu menambal kekurangan yang dialami United musim ini. selain itu, masa adaptasi bek berusia 29 tahun bersama Red Devils dipastikan bakal berjalan lancar, mengingat ada Angel Di Maria dan Rojo yang notabene satu negara dengannya.

Paul Pogba Selangkah Lagi Berseragam PSG

pogbaboris

Tim kaya raya asala Perancis Paris Saint Germain sepertinya tidak main main dalam hal berbelanja pemain.Dengan segala cara tim asal Paris ini akan mendatangkan para pemain yang mereka inginkan.Kini target sasaran PSG untuk memboyong pemain asal Perancis juga sepertinya hampir berjalan mulus. Siapakah pemain berdarah Perancis ini ?

Upaya raksasa Ligue 1, Paris Saint Germain (PSG) untuk memboyong Paul Pogba dari Juventus selangkah lagi bakal menjadi kenyataan. Menurut laporan Goal, Jumat (1/5/2015), pihak Bianconeri dikabarkan sudah sepakat dengan nilai transfer yang diajukan oleh PSG untuk Pogba.

Seperti diketahui, kabar mengenai keinginan Les Parisiens untuk mendapatkan jasa Pogba memang sudah beberapa kali tersiar. Apalagi kalau bukan penampilan apik gelandang asal Prancis itu bersama skuad Juve sepanjang musim ini yang menjadi faktor utamanya.

Juventus dipastikan akan belum dapat memainkan gelandang andalannya, Paul Pogba. Walau masa penyembuhannya berjalan lancar, Pogba baru akan berlatih pada tengah pekan ini.

Bianconeri akan menjamu Real Madrid di laga semifinal leg I yang digelar di Juventus Stadium, Rabu (6/5/2015) dinihari WIB. Terakhir kali kedua tim berjumpa di fase grup musim lalu dengan hasil Juve mengimbangi Madrid 2-2 di Turin tapi kalah 1-2 di Santiago Bernabeu.

Pogba, 22 tahun, sudah absen sejak pertengahan Maret silam karena dibekap cedera otot paha di laga babak 16 Besar melawan Borussia Dortmund. Pemain Prancis itu baru akan kembali latihan penuh sehari setelah pertandingan.

Ya, Pogba terhitung sudah tampil sebanyak 36 kali dan mampu menyumbangkan 10 gol serta empat assist untuk Juve. Kondisi tersebut membuat hasrat pasukan arahan Lauren Blanc itu semakin mengebu-gebu untuk mendapatkan jasa Pogba musim depan.

Bahkan, baru-baru ini kedua belah pihak dikabarkan telah sepakat mengenai seberapa besar nilai transfer untuk memboyong Pogba. Ya, nominal sebesar 80 juta euro disebut-sebut akan menjadi biaya transfer Pogba ke PSG musim panas nanti.

Jika proses transfer itu terwujud, maka Pogba akan menjadi pemain termahal pertama yang pernah dijual La Vecchia Signora. Pemain 22 tahun tersebut akan mengalahkan rekor transfer seniornya, yakni Zinedine Zidane sewaktu diboyong oleh Real Madrid dengan mahar 66 juta euro.